Indonesia menjadi lahan yang bisa dikatakan subur untuk perkembangan bisnis yang mengatasnamakan Multi Level Marketing (MLM), hal ini disebabkan banyaknya tuntutan ekonomi yang harus dipenuhi oleh setiap orang. Menjamurnya bisnis tersebut tak luput dari keinginan untuk mendapatkan tambahan penghasilan dengan cara yang lebih praktis (baca:instan) tanpa mempertimbankan mengenai status hukum dari bisnis yang akan dia jalankan tersebut baik hukum negara maupun hukum agama.

Banyak sekali bisnis yang mengtasnamakan MLM yang sebenarnya mereka tidak memiliki ijin beroprasi namun karena iming-iming yang diberikan pada anggotanya sehingga bisnis ini tetap berjalan dan menyebar dengan luas. Untuk membatasi ruang gerak dari menjamurnya MLM yang dapat merugikan masyarakat lebih luas, MUI sudah mengeluarkan fatwanya agar masyarakat bisa lebih bijak dalam memilih bisnis MLM yang akan dijalankannya.

Berikut perbandingan ciri salah satu MLM yang HALAL atau HARAM

Halal haram, bisnis,mlm

Contoh Perbandingan MLM

Untuk lebih jelasnya anda bisa mendonwload file mengenai fatwa MUI mengenai bisnis MLM di sini, dan  untuk lebih jelasnya mengenai fatwa MUI tersebut jika dikaitkan dengan Oriflame bisa di lihat di FAQ.pada bagian penjelasan mengenai 12 fatwa mengenai MLM.